The Hateful Eight: Similarity & Common Fate

Beberapa waktu yang lalu saya baru sempat menonton film Quentin Tarantino, The Hateful Eight, dan buat saya film ini luar biasa. Memang sih, ada banyak film yang menurut saya luar biasa (mungkin standar saya tidak sebaik itu), tapi satu hal yang terus saya puji adalah desain dari poster film tersebut.

Poster.jpg

Seperti beberapa post saya sebelumnya, saya akan membahas mengapa saya suka poster ini. Mungkin ada beberapa hal yang subyektif, tapi mungkin ada beberapa hal yang cukup obyektif dan bisa dipelajari (mungkin). Tulisan kali ini, akan mencoba membahas hal-hal yang saya pribadi rasa lebih obyektif. Coba disimak ya.

Sekilas, poster ini menunjukkan sebuah adegan (entah apakah adegan ini ada dalam cerita 100%, atau hanya dramatisir dari sebuah adegan), dan dalam poster yang menunjukkan sebuah adegan, umumnya menunjukkan sebagian kecil dari cerita. Dalam cerita, umumnya kita dapat memahami sedikit karakter atau tokoh-tokoh yang ada dalam cerita tersebut. Dalam adegan ini, kita dapat melihat ada 8 tokoh, dimana empat tokoh menghadap kita, sedangkan empat tokoh lainnya membelakangi kita (menghadap rumah). Hal ini sangat menarik bagi saya, karena sekilas saya dapat mempersepsikan lalu menginterpretasikan banyak hal dari itu.

Terdapat dua prinsip (sebenarnya banyak, tapi kali ini saya mau bahas dua saja) dari bagaimana cara pikiran kita mempersepsi, dan dalam konteks tulisan ini, secara visual:

  1. Similarity, dimana elemen-elemen yang terlihat serupa dipersepsikan memiliki hubungan atau relasi dibandingkan elemen-elemen yang terlihat berbeda.
  2. Common Fate, dimana elemen-elemen yang memiliki arah atau pergerakan yang sama akan dipersepsikan memiliki hubungan atau relasi dibandingkan elemen-elemen yang berbeda arah, atau berbeda kondisi pergerakannya.

Oke, mungkin kalau secara tertulis, penjelasannya cukup membingungkan, tapi saya coba uraikan dan jelaskan perlahan-lahan (sembari menunjukkan dibagian mana prinsip tersebut terlihat).

Pertama berbicara mengenai similarity, elemen apa sih yang terlihat sama dalam adegan di poster itu? Elemen-elemen yang terlihat paling serupa dalam poster itu, menurut saya, adalah keempat tokoh yang menghadap kita. Keempat tokoh tersebut memiliki ukuran yang terlihat sama, selain itu mereka terlihat intensitas yang sama. Keempat tokoh itu terlihat seperti sebuah siluet yang tidak memiliki detail, namun kita tahu keempat tokoh tersebut sedang membelakangi rumah dan menghadap keempat tokoh yang mendatangi rumah itu. Kenapa saya bisa melihat bahwa keempat tokoh tersebut sedang menatap kearah kita? Karena dalam bagian wajah, terlihat area yang lebih terang, seperti kulit wajah (dan bukan rambut); dengan demikian saya menebak arah pandang dari keempat tokoh tersebut.

Disisi lain terdapat empat tokoh lainnya yang terlihat lebih besar (yang terlihat berbeda dengan keempat tokoh yang sebelumnya disebutkan), dan sedang membelakangi kita dan berjalan menuju rumah tersebut. Empat tokoh baru ini dipersepsikan berbeda atau beda kelompok dengan keempat tokoh yang sebelumnya disebutkan karena arah pandang mereka berbeda dengan empat tokoh sebelumnya. Hal ini adalah contoh dari prinsip common fate, dimana kesamaan arah akan dipersepsikan sebagai sebuah relasi dibandingkan dengan yang memiliki arah berbeda.

Akhirnya, hanya dengan mempersepsikan keberadaan dari delapan tokoh ini, saya dapat mempersepsikan adanya dua kelompok yang berbeda, dan dapat menginterpretasikan narasi dalam adegan tersebut dengan membaca judul, melihat gestur dari tiap-tiap tokoh, melihat props yang tampak dalam karakter yang paling dominan dalam poster, melihat setting dalam adegan serta melihat aspek-aspek visual lainnya. Dengan penempatan yang baik, saya dapat menilai bahwa desain poster ini adalah desain yang baik, karena secara alam bawah sadar, desain ini dapat menceritakan hal-hal namun tidak secara gamblang.

Kalau sudah melihat poster filmnya seperti itu, gimana mau hateful?


Referensi penulis mengenai similarity & common fate diambil dari buku Universal Principles of Design karya William Lidwell, Kritina Holden &  Jill Butler.

Advertisements