Zootopia!

OK, hari ini gue mau tulis sesuatu yang berbeda, sesuatu yang pengen gue tulis beberapa hari belakangan ini. Sesuatu yang menginspirasi gue dan gue diskusi terus menerus sampai temen-temen gue ngrasa gue agak aneh dan membosankan. Gue bakal ngebahas: ZOOTOPIA! Gue nonton Zootopia beberapa hari yang lalu. dan gue sangat hyped dengan film tersebut. Sebelumnya gue nggak tertarik sama film itu dan salah persepsi sebenernya tentang tu film. Gue pikir Zootopia itu film lain dengan judul ‘Zoo…’ juga.

maxresdefault3

Males kan? makannya gue sendiri nggak nonton trailer atau nggak nyadar keberadaannya sampai seminggu sebelum gue nonton tu film. dan gue harus akuin, gue super duper tertarik pas liat poster, liat trailer dan juga nyari tau tentang Zootopia. (bye bye Zoolander). Ok, sekarang kita ngomong dikit tentang Zootopia. Film aduhai ini adalah film animasi keluaran 2016 oleh Walt Disney Animation Studios. Kalau belum pernah tahu apa itu Walt Disney, boleh kok googling buat cari tau. Salah satu pengisi suara filmnya adalah Jason Bateman. Dirinya pertama kali gue liat di film ‘The Switch’ bareng Jennifer Anniston. Disitu gue cukup suka suaranya dan langsung recognize suara dia pas gue liat trailer Zootopia. Gue terus melanjutkan pencarian gue dengan liat poster filmnya (Bisa diliat di akhir paragraf). Poster filmnya keren banget buat gue. Mungkin dikesempatan lain gue bisa critain opini gue tentang poster film itu. Fix gue mau tonton ni film.

zootopia

Pergilah gue jumat lalu menonton film itu.

Fast forward ke hari ini.

Sebelumnya gue peringatkan karena gue mau ngulas tentang Zootopia, sudah pasti ada sedikit bocoran. Gue usahakan semaksimal mungkin buat nggak membocorkan, tapi ya kalau bocor juga ya jangan marah. Anda sudah saya peringatkan. Jadi secara sederhana aja. Zootopia adalah film yang menceritakan sebuah kota atau area, Zootopia, yang ditinggali sama binatang-binatang mamalia yang beragam. Dari tikus sampai gajah, dari domba sampai harimau, dari kelinci sampai rubah. Intinya, beragam dan juga unik. Karena mamalia predator dan mamalia yang di mangsa bisa hidup bersama-sama dengan harmonis. Atau benarkah harmonis?

thumbnail_22123

Nah, cerita di film ini mulai bergulir ketika terjadi insiden-insiden binatang mulai lenyap gitu aja nggak bisa ditemukan. Dalam film ini, ada seekor polisi kelinci dan juga temennya, seekor rubah, yang berusaha menguak misteri ini yang terjadi di Zootopia. Jeng jeng. Ceritanya cukup simple kok, ada sebuah masalah, dan ga lama muncullah jagoan, dan kita diantar ngikutin perjalanan si jagoan dan juga masalah-masalah yang dia hadapin. Mungkin yang familiar dengan ‘monomyth’ bakal ngeh kalau model ceritanya sangat-sangat seperti demikian.

Terus apa sih yang menarik dari film ini? Pertama, kita ga liat ada manusia. Kita ngeliat hewan-hewan yang bertingkah laku seperti manusia. Kita bisa ngeliat karakteristik hewan yang beragam dan unik-unik pada tokoh dalam film itu. Disinilah gue merasa film ini luar biasa berhasil dan jadi keren. Dengan penokohan unik mereka, mereka menyisipkan sebuah isu yang terjadi nyata sekarang. Yaitu isu tentang diskriminasi. Hanya saja isu ini disampaikan dengan cara yang berbeda dan unik dalam film ini. Isu ini digambarkan dengan gimana hewan-hewan atau kelompok hewan-hewan tertentu mengalami ketidak adilan dalam masyarakat sosial mereka. Mereka sering kali dihina atau dicemooh dan diperlakukan semena-mena hanya karena mereka hidup menjadi diri mereka sendiri.

Isu ini nyata. Di Indonesia khususnya gue melihat adanya diskriminasi terhadap ras-ras tertentu. Baik diskriminasi dari kalangan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya juga, begitu pula di film ini. Di Zootopia terjadi diskriminasi juga. Dari kaum A terhadap kaum B, dan begitu pula sebaliknya. Apa sih yang ngebuat ada terjadinya diskriminasi ini? Dalam film ini gue merasa jawabannya adalah ignorance, atau ketidak pedulian. Kita nggak peduli makannya kita berlaku demikian. Kita nggak mempedulikan mereka, oleh karena itu kita ‘gagal’ untuk ngeliat mereka sama kayak kita, sama-sama manusia (atau sama-sama mamalia dalam konteks film zootopia).

zootopia-trailer-movie1-728x409

Tapi sebelum gue lanjut lebih dalam lagi, gue akan akui bahwa selepas film ini, ada juga beberapa isu-isu yang muncul. Ya kembali lagi ke individu tiap orang sih. Atas dasar menjaga konten, gue ga akan post isu-isu tersebut karena disini, gue mencoba membawa dan juga menyebarkan nilai positif yang ada dalam film Zootopia. Gue harap dalam kesempatan lain gue akan bisa ngebahas lebih lanjut tentang Zootopia. Gue ga tau bisa apa nggak. Gue masih ada beberapa PR juga di blog ini yang harus gue kerjakan. Jadi ya, kita liat aja nanti.

Sampai jumpa di obrolan selanjutnya. Jaga kesehatan ya temans. Have a good day!

Advertisements

Published by

b e a

Seseorang yang belajar desain.

3 thoughts on “Zootopia!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s